--ERAU Pelas Continent that is a party cleaning up the villages which implies that the village was not only clean the Fisk and the negative elements / evil but also the cleanliness of every soul who inhabit both visible and invisible.
Ritual ERAU Pelas Continent by sacrificing animals among residents Kutai has happened since thousands of years ago, this can be seen from the inscriptions Yufa Kutai royal heritage Martadipura with the
Mulawarman famous king in the 4th Century AD.
Mulawarman famous king in the 4th Century AD.
Erau berasal dari kata Eroh : yang berarti ramai, riuh, penuh suka cita. Pelas : yaitu pembersihan kampung atau suatu wilayah dari unsur-unsur negatif dengan melakukan ritual mengorbankan binatang dan darahnya dipercikan ke permukaan bumi yangn mengandung makna ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta langit dan bumi Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kehidupan dan rizki lewat bumi. Benua : Yaitu suatu kampung atau wilayah
Dengan demikian pengertian Erau Pelas Benua yaitu pesta pembersihan kampung yang mengandung makna bahwa kampung itu tidak saja bersih secara fisk dan dari unsur-unsur negatif/ jahat tetapi juga kebersihan bagi setiap jiwa yang menghuninya baik yang tampak maupun yang tidak tampak.
Ritual Erau Pelas Benu dengan mengorbankan binatang dikalangan warga Kutai telah terjadi sejak ribuan tahun silam hal ini dapat dilihat dari prasasti Yufa peninggalan kerajaan Kutai Martadipura dengan rajanya yang terkenal sang Mulawarman pada Abad ke 4 M.
Untuk warga kutai di Kecamatan Guntung, Bontang, Kalimantan Timur, ritual pengorabanan Binatang di laksanakan setiap tahun biasanya dilakukan setelah panen padi, yang merupakan suatu ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi rizki dan kehidupan di permukaan bumi dengan memberi makan Bumi atau Pelas Tanah.
Sumber: Klik Disini



0 komentar:
Posting Komentar