rss
twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Oktober 2022

Fenomena Psikologis Gen-Z

nadia_bormotova / Getty Images
Tulisan ini adalah sebuah upaya untuk menuangkan keresahan saya atas fenomena yang terjadi belakangan ini, khususnya para Generasi Z atau anak-anak muda yang lahir di rentang tahun 1996 sampai 2009 (menurut Wikipedia).

Ditengah maraknya isu mental health yang terus menyuarakan generasi saat ini untuk lebih aware dengan kesehatan mental, yang sebenarnya sangat baik karena memang kebutuhan mental itu sangat perlu diperhatikan. Namun, apabila kita melihat fenomena media sosial, maka generasi z adalah generasi yang seolah-olah paling tertekan hidupnya sehingga menimbulkan kesan lemah mental.

Secara psikologis, memang ada begitu banyak hal yang bisa menjadi pemicu stress atau overthinking pada generasi saat ini. Antara lain media sosial yang seringkali mempertontonkan hal-hal yang seolah-olah idealnya dicapai oleh generasi tersebut pada usia tertentu, misalnya sudah punya rumah dan mobil pribadi serta tabungan dengan nominal sekian di usia 25 tahun.

Namun realitanya, ada begitu banyak anak-anak muda yang bahkan masih belum menemukan apa yang menjadi tujuan hidupnya, jangankan untuk mencapai target tersebut, untuk melakukan sesuatu saja rasanya belum tau ingin buat apa.

Fenomena inilah yang sering terjadi pada generasi z atau generasi sekarang ini. Sebenarnya apa yang ditunjukkan pada media sosial adalah kondisi yang jauh dari realita, banyak orang yang memalsukan kehidupan media sosialnya supaya tampak sukses dan telah mencapai tujuan, namun realitanya berbeda.

Sebagai generasi muda jika ingin sehat secara mental, jauhkan dirimu dari standar-standar tersebut, fokuslah pada dirimu sendiri dan pikirkan apa yang ingin kau capai, apa yang kau sukai. Jangan tertekan oleh lingkungan sekitarmu, jangan biarkan situasi eksternal mempengaruhi apa yang ada di dalam dirimu. Jika ada hal-hal yang kamu lihat sampai menggangu pikiranmu, segera jauhkan hal itu dan jangan pikirkan terus menerus, pikirkan kembali dirimu sendiri dengan kesadaran penuh, jangan hidup di angan-angan atau standar orang lain.

Dengan demikian maka kita akan menjadi generasi yang sehat secara mental. Hidupmu adalah milikmu sendiri, apa yang kau inginkan berbeda dengan orang lain. Berjuanglah untuk sesuatu yang kau impikan, namun ingatlah untuk berjuang sewajarnya.  Jika kau belum bisa seperti orang lain maka bersabarlah, setiap manusia punya momentumnya sendiri. Jadilah anak muda yang bahagia dan sehat mental. 

Rabu, 06 April 2011

13 Hal Yang Membedakan Masyarakat Jepang Dan Indonesia

1. Ketika di kendaraan umum:
Jepang: Orang2 pada baca buku atau tidur.
Indonesia: Orang2 pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.

2. Ketika makan dikendaraan umum:
Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.

Sabtu, 26 Maret 2011

10 Bonus Sehat Olahraga Lari

Alasan ilmiah mengapa olahraga lari bisa membuat kita sehat.

Para peneliti telah mendeklarasikan, olahraga lari adalah salah satu cara untuk tetap awet muda. “Dan dari berbagai olahraga kardio yang ada, olahraga lari telah dinobatkan sebagai olahraga yang dapat membuat tubuh prima serta tetap awet muda,” papar JoAnn Manson, MD., kepala di divisi pencegahan pada rumah sakit Brigham and Women’s.

Berikut 10 paparan ilmiah yang mengungkapkan mengapa olahraga lari bisa mempertahankan kemudaan kita.

1. Menajamkan pandangan mata : Orang yang berlari 56 Km dalam seminggu, cenderung berhasil menekan risiko terganggunya penglihatan mata karena faktor usia hingga 54 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang berlari hanya 16 Km per minggu.

2. Menjaga jantung dengan baik : Pelari yang dengan konstan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu akan 39 persen lebih jarang mengalami gangguan tekanan darah. Plus mereka juga akan jarang menumpuk kolesterol dalam pembuluh darahnya hingga 34 persen.

3. Mendongkrak gairah : Pelari pria yang membakar sebanyak 3.000 kalori per minggu dari aktivitas berlari selama 5 jam, akan menjauhkan dirinya dari disfungsi ereksi hingga 83 persen.


Senin, 08 November 2010

Fakta Unik Tentang 5 Pesulap Handal Indonesia

Menyajikan hiburan di luar nalar merupakan tugas utama dari seorang pesulap. Menakjubkan dan menegangkan merupakan efek yang harus ditimbulkan oleh pesulap. Karena kepandaian si pesulap dalam memainkan trik-triknya, banyak yang mengira sulap merupakan sihir. Para magician harus tahu bagamana agar triknya tidak terbongkar. Di balik semua itu banyak fakta-fakta yang mungkin belum pernah Anda bayangkan sebelumnya. Berikut 5 fakta unik mengenai pesulap di Indonesia.
 
1. Romy Rafael


Soal hipnotis-menghipnotis sudah menjadi ahlinya, sugesti yang ditanamkan ke dalam pikiran orang yang terhipnotis juga dapat membius pikiran para penonton membuat para penonton terlihat antusias saat melihat aksinya. Rommy Raffael tidak pernah membayangkan kalau ia akan menjadi master hipnotis, padahal sejak kecil Rommy ingin menjadi seorang astronot.

Benua sampah terbesar di Dunia


Pernahkah anda membuang sampah di laut?Apa jadinya jika sampah yang dibuang di laut tiba2 terkumpul menjadi sebuah pulau. Dikenal dengan istilah Plastic Continent, adalah sebuah kumpulan sampah yang terdiri dari 80% bahan plastik dan setidaknya 3,5 juta ton sampah plastic dan membentuk sebuah pulau di tengah lautan samudra pasifik antara hawai dan California. Pulau sampah yang tak sengaja terbentuk ini tersusun hampir melebihi ukuran Texas Negara bagian AS. Ditemukan pada tahun 1997 oleh Kapten Charles Moore, diperkirakan terdapat 6 kali jumlah plastic dari pada plankton yang hidup disana